Berita

Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar/Net

Dunia

India Siap Bela Rencana Gelar Pertemuan G20 di Jammu dan Kashmir

RABU, 06 JULI 2022 | 13:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah banyaknya kritik dan upaya boikot, India akan mempertahankan rencananya untuk menggelar beberapa pertemuan G20 di Jammu dan Kashmir, ketika mereka menjadi tuan rumah pada tahun depan.

Sumber yang dikutip The Tribune of India menyebut, China kemungkinan akan menyuarakan kritik atas rencana New Delhi tersebut selama Pertemuan Para Menteri Luar Negeri G20 di Bali pekan ini.

"Kami mengimbau kepada pihak-pihak terkait untuk fokus pada pemulihan ekonomi dan menghindari politisasi isu terkait sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi perbaikan tata kelola ekonomi global," kata Kementerian Luar Negeri China.


Namun jika masalah tersebut diangkat, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar akan memberikan penegasan bahwa Jammu dan Kashmir adalah bagian dari wilayah berdaulat India.

Selain China, kritik terhadap rencana India untuk menggelar beberapa pertemuan G20 di Jammu dan Kashmir juga disuarakan oleh Pakistan. Bahkan Islamabad disebut telah meluncurkan kampanye boikot terhadap pertemuan tersebut.

Adapun Pertemuan Para Menlu G20 kali ini akan difokuskan untuk membahas perang Ukraina dan Rusia, serta dampaknya terhadap ketahanan global.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya