Berita

Direktur riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam/RMOL

Politik

Soal Misi Damaikan Ukraina-Rusia, Jokowi Diingatkan Tidak Lupa Atas Harga Pangan Dalam Negeri yang Meroket

SELASA, 05 JULI 2022 | 22:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keberanian Presiden Joko Widodo menjalankan misi perdamaian ke Rusia dan Ukraina bisa dikatakan baik, Meski demikian, Jokowi tidak boleh lupa tugas pokoknya sebagai presiden dan kepala negara di Indonesia.

Demikian pandangan Direktur riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam menilai, salah satu misi yang dibawa dalam lawatan presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia adalah untuk membuka ruang dan jaminan dalam konteks ketersedian pangan dan energi dunia.

Bagi Arman, misi itu dijalankan juga terkait pelaksanaan gelaran KTT G20 di Indonesia oktober mendatang. Apalagi, selama ini masalah terhambatnya mekanisme ekpor impor antara Ukraina dan Rusia baik pangan maupun energi memberikan dampak yang ekstrem pada dunia dan indonesia.


"Tingginya harga pangan dunia akibat perang dikhawatirkan berakibat adanya kelaparan bagi penduduk dunia dan tentunya mengancam stabilitas baik nasional maupun internasional," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/7).

Meski demikian, Arman mengingatkan Jokowi harus lebih fokus mengatasi masalah harga aneka pangan di Indonesia yang mulai meroket. Misalnya cabai,  minyak goreng, terigu dan mungkin bahan pangan yang lain.  

"Jangan sampai presiden mampu menstabilkan pangan dunia namun kebobolan di dalam negeri," demikian peringatan Arman.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya