Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Sambut Baik UU DOB Papua, Legislator PKS Berharap Pemerintah Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Orang Asli Papua

SELASA, 05 JULI 2022 | 13:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengesahan RUU Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua yang terdiri dari Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan menjadi UU disambut baik tak hanya oleh rakyat Papua. Anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS, Mardani Ali Sera, pun memberi respons positif.

Menurut Mardani, pengesahan RUU ini penting karena bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan publik, memberikan pelindungan, dan meningkatkan kesejahteraan yang lebih maksimal terhadap Orang Asli Papua.

“FPKS menekankan, salah satu tujuan pemekaran Provinsi Papua dan Papua Barat adalah untuk meningkatkan kualitas SDM serta peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat sipil yang berada dan mencari hidup di sana,” kata Mardani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7).


Ketua DPP PKS ini berharap Pemerintah bisa memprioritaskan peningkatan dan pemantapan kualitas SDM yang berkualitas dan berdaya saing, terkait pemekaran Provinsi Papua. Sehingga menjadi modal dalam membangun dan memajukan Papua di masa yang akan datang.

“Dan yang tidak kalah penting, pemekaran provinsi ini mesti memberikan kesempatan yang lebih luas kepada Orang Asli Papua,” tuturnya.

Sebab, selama ini Orang Asli Papua mengalami ketertinggalan di berbagai bidang. Mulai dari akses pendidikan, pelayanan birokrasi, hingga pelayanan kesehatan. Kesejahteraan Orang Asli Papua sudah harusnya menjadi perhatian utama dari pembentukan provinsi baru ini.

“Di samping meningkatkan aksesibilitas daerah-daerah terpencil beserta pemerataan pembangunan dan pelayanan birokrasi di wilayah Papua,” pungkas Mardani.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya