Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Dasco: Masyarakat Jangan Berspekulasi Liar tentang ACT, Serahkan pada Penegak Hukum

SELASA, 05 JULI 2022 | 13:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat diminta untuk tidak terlalu berspekulasi liar tentang dugaan penyelewangan dana yang dikelola Aksi Cepat Tanggap (ACT). Semua dugaan harus diserahkan kepada aparat penegak hukum agar bisa dituntaskan dengan baik.

Begitu imbau Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menanggapi adanya dugaan dana lembaga, gaji tinggi, dan fasilitas mewah yang diterima oleh mantan petinggi ACT. Teranya muncul juga pernyataan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mengendus dugaan ada dana ACT digunakan untuk kegiatan terorisme.

“Jangan terlalu berspekulasi, serahkan saja kepada aparat penegak hukum, dan akan kita minta diusut setuntas-tuntasnya,” katanya saat ditemui di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7).


Pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus dugaan penyelewengan dana umat tersebut agar tidak timbul ketidakpercayaan dari masyarakat pada lembaga atau yayasan penghimpun dana.

"Ya tidak cuma ACT, kalau ada dugaan penyelewengan dana umat tentunya kita prihatin dan harus diusut tuntas.Yang menyumbang itu kan tentunya ingin dana yang disumbangkan dipergunakan untuk kepentingan yang memerlukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Harian Gerindra ini juga meminta Komisi III DPR untuk ikut mengawasi proses penegak hukum ihwal kasus penyelewengan dana umat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya