Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina untuk Sukseskan Hajatan G-20

SELASA, 05 JULI 2022 | 09:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada sejumlah tujuan yang diupayakan Presiden Joko Widodo saat menemui Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Selain membawa misi perdamaian, Jokowi juga berupaya melobi Rusia dan Ukraina untuk ikut menyukseskan hajatan Presidensi G-20 yang bakal dilaksanakan di Indonesia jelang akhir tahun ini.

Begitu disampaikan analis politik internasional dari Universitas Veteran, Bambang Susanto, menyoal misi perdamaian Presiden Jokowi ke dua negara tersebut.

Menurutnya, pertemuan antara Jokowi dengan Putin dan Zelensky harus diapresiasi dengan baik oleh dunia.


"Presiden Jokowi adalah satu-satunya pemimpin di Asia yang melakukan kunjungan ke Ukraina dan Rusia yang tengah berperang. Tentunya menjadi sesuatu hal yang patut diapresiasi,” ucap Bambang, Selasa (5/7).

Ditambahkan Bambang, Presiden Jokowi mau mengambil risiko besar dengan mengunjungi Rusia dan Ukraina saat perang terjadi. Hal ini tak lepas dari niatnya utuk menyukseskan forum pertemuan kepala negara G-20 yang akan dilaksanakan di Indonesia.

Presiden Joko Widodo juga ingin memberikan citra yang baik di mata dunia sebagai presiden dari forum tersebut

"Dalam situasi yang kurang menguntungkan bagi dunia saat ini, Indonesia menjadi Presidensi G20 dengan agenda KTT G20 pada November 2022 mendatang, memerlukan upaya-upaya keras untuk mensukseskan hajatan tersebut,” tuturnya.

"Diharapkan situasi krisis antara Ukraina dan Rusia bisa terjembatani oleh kunjungan Jokowi ke dua negara tersebut,” demikian Bambang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya