Berita

Prsiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Politik

Kata Pengamat, Jokowi Temui Putin dan Zelensky Langkah Berani Demi Sukseskan G20 di Indonesia

SENIN, 04 JULI 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merupakan bagian dari double track strategi.

Begitu yang disampaikan Managing Director Paramadina Public Policy Institute Ahmad Khoirul Umam dalam menyikapi misi perdamaian Presiden Joko Widodo untuk perang Rusia dan Ukraina, Senin (4/7).

Menurutnya, agenda KTT G-20 di Indonesia merupakan pertaruhan reputasi yang sangat besar berbeda dengan situasi KTT G-20 sebelumnya.


"Beban Indonesia sebagai Presidensi G20 amat berat khususnya paska perang Rusia-Ukraina. Konstalasi dan dinamika negara-negara G20 amat riskan, terakhir walkoutnya sejumlah menteri keuangan pada meeting G20 di USA menjadikan sikap clear di barisan negara barat terkait agresi Rusia,” ucap Khairul Umam.

Umam menambahkan, langkah Presiden Jokowi kemudian menemui langsung Zelensky di Ukraina dan Putin di Rusia, merupakan langkah berani dan harus diapresiasi.

“Ini sebagai langkah all out dalam upaya mensukseskan agenda KTT G20 di Indonesia,” imbuhnya.

Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan kedua kepala negara yang bertikai tersebut bisa dianalisa sebagai double track strategy yang menyentuh aras elit, di mana konflik Rusia-Ukraina ini bukan semata-mata pertaruhan du anegara tapi ada kekuatan besar di balik konflik tersebut.

"Elit dimaksud adalah elemen-elemen yang ada di kelompok G7. Para pemegang 31persen kekuatan ekonomi dunia sementara G20 pemegang 80persen GDP dunia,”katanya.

"Dengan melakukan komunikasi level elit dunia tersebut merupakan sebuah strategi komunikasi yang baik untuk sukseskan agenda KTT 20 November mendatang,” demikian Umam.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya