Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat/RMOL

Politik

Djarot: Pengganti Tjahjo Kumolo Kewenangan Presiden dan Ketum

SENIN, 04 JULI 2022 | 14:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Teka-teki tentang nama pengganti Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan-RB) terus bergulir di PDI Perjuangan. Sejumlah nama mulai bermunculan dari Ahmad Basarah, Hasto Kristiyanto hingga Ganjar Pranowo.

Menanggapi itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menuturkan bahwa calon pengganti Tjahjo Kumolo sepenuhnya ada di tangan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Kita ini kan masih dalam suasana berduka dan ini kewenangan dari presiden. Kalau untuk penugasan partai, itu kewenangan dari ketum,” ujarnya saat ditemui di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (4/7).


Namun demikian, dia memastikan bahwa sosok yang paling cocok menggantikan Tjahjo Kumolo adalah orang yang terbaik. Dia harus bisa mengimbangi Tjahjo yang mampu membuat kebijakan terbaik untuk ASN Indonesia.

"Esensinya kan bagaimana apa yang sudah dilakukan oleh Pak Tjahjo bisa dilanjutkan dengan baik. Terutama itu tentang meningkatkan pelayanan publik, salah satunya adalah mal pelayanan publik itu harus bisa lebih baik lagi. Kemudian penataan birokrasi,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa saat ini PDIP masih dalam suasana berduka, hingga belum mampu untuk menyampaikan siapa calon yang paling pas menggantikan Tjahjo Kumolo.

"Sedangkan siapa pun penggantinya, bagi kita, PDIP kan masih sedang dalam suasana berduka. Jadi kita serahkan kepada Pak Jokowi,” demikian Djarot.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya