Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pertempuran Makin Sengit, Ukraina Terancam Kehilangan Benteng Terakhir di Luhansk

MINGGU, 03 JULI 2022 | 11:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertarungan antara Ukraina dan Rusia di wilayah Donbas semakin sengit, dengan benteng terakhir yang masih dikuasai Kyiv di Luhansk terancam jatuh ke tangan Moskow.

Lysychansk menjadi pertaruhan besar sebagai wilayah yang masih dikuasai Ukraina di Luhansk.

Perwira dari Milisi Rakyat Luhansk yang pro-Rusia, Andrei Marochko mengatakan bendera martil dan arit dari milisi tersebut sudah berkibar di atas gedung administrasi di Lysychansk, seperti dimuat TASS, Sabtu (2/7).


Media Rusia juga menayangkan video milisi Luhansk berparade di jalan-jalan Lysychansk sambil mengibarkan bendera dan bersorak.

Kendati begitu, militer Ukraina membantah klaim tersebut. Jurubicara Garda Nasional Ukraina Ruslan Muzychuk mengatakan kota itu masih berada di tangan Ukraina.

"Sekarang ada pertempuran sengit di dekat Lysychansk, namun, untungnya, kota itu tidak dikepung dan berada di bawah kendali tentara Ukraina," kata Muzychuk.

Dia mengatakan situasi di daerah Lysychansk dan Bakhmut, serta di wilayah Kharkiv, adalah yang paling sulit di seluruh garis depan.

“Tujuan musuh di sini tetap akses ke perbatasan administratif wilayah Donetsk dan Luhansk. Juga, ke arah Slowakia, musuh mencoba melakukan aksi penyerangan,” urainya.

Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Vadym Denysenko mengatakan klaim Rusia telah mengepung Lysychansk adalah kebohongan yang bertujuan untuk menurunkan moral Ukraina dan mendorong pasukan pro-Rusia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya