Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Jika Koalisi Gerindra-PKB Serius, Prabowo-Cak Imin Bisa Melenggang Mulus

SABTU, 02 JULI 2022 | 14:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keakraban Partai Gerindra dengan PKB belakangan ini mulai menunjukkan keseriusan untuk berkoalisi.

Pasalnya, pascapertemuan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ditindaklanjuti dengan pertemuan para Sekjen dan Wakil Ketua Umum kedua partai bersama DPD-DPW Gerindra-PKB.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, jika sudah ada pertemuan lanjutan Gerindra-PKB di tingkat DPD-DPD dan bawahnya, itu menunjukkan gelagat keseriusan berkoalisi.


“Mungkin mereka serius ingin membangun kebersamaan. Mereka ingin solid, berjuang bersama dalam menghadapi Pilpres 2024,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Sabtu (2/7).

Namun begitu, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menekankan bahwa situasi politik masih dinamis hingga menjelang pendaftaran di KPU RI pada Oktober 2023 mendatang. Sehingga, koalisi Gerindra-PKB masih memungkinkan untuk pecah kongsi atau semakin kuat.

“Semuanya tergantung di last miniute, di ujung menjelang pendaftaran. Kan semuanya belum ada hitam di atas putih, belum ada tanda tangan di atas materi, belum ada ijab qobul,” tuturnya.

Bila koalisi Gerindra-PKB benar-benar serius, kata dia, bukan tidak mungkin kedua parpol ini akan memasangkan masing-masing ketua umumnya menjadi capres dan cawapres.

“Kalau memang serius dan jadi berkoalisi, kita akan melihat capres-cawapres Prabowo-Cak Imin dalam poros koalisi mereka berdua,” demikian Ujang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya