Berita

Presiden China Xi Jinping ketika menghadiri peringatan 25 tahun penyerahan Hong Kong pada 1 Juli 2022/Reuters

Dunia

Xi Jinping: Tak Ada Alasan untuk Mengubah Formula "Satu Negara, Dua Sistem"

JUMAT, 01 JULI 2022 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China tidak berniat untuk mengubah status quo Hong Kong, dan akan terus menerapkan kebijakan "satu negara, dua sistem".

Begitu yang dikatakan oleh Presiden China Xi Jinping ketika menghadiri 25 tahun peringatan diserahkannya Hong Kong dari koloni Inggris ke Beijing pada Jumat (1/7).

Menurut Xi, formula "satu negara, dua sistem" sukses berada di bawah yurisdiksi komprehensif China.


"Untuk sistem yang baik seperti ini, tidak ada alasan sama sekali untuk mengubahnya. Itu harus dipertahankan dalam jangka panjang," kata Xi, seperti dikutip Reuters.

Xi kemudian mengatakan China akan mendukung perang Hong Kong sebagai pusat keuangan dan perdagangan internasional.

"Setelah mengalami angin dan hujan, Hong Kong tidak boleh menjadi kacau lagi. Pembangunan Hong Kong tidak dapat ditunda lagi, dan gangguan apa pun harus dihilangkan," tegasnya.

Kunjungan Xi ke Hong Kong dilakukan untuk mengambil sumpah pemimpin baru kota tersebut, yang saat ini dipegang oleh mantan perwira polisi John Lee.

Lee dikenal memiliki peranan besar dalam menerapkan UU keamanan nasional.

Menjelang kedatang Xi, Hong Kong mengerahkan pasukan keamanan besar-besaran, memblokir sejumlah daerah dan jalan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya