Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Turki Bisa Kembali Blokir Keanggotaan NATO Jika Swedia dan Finlandia Mangkir dari Janjinya

JUMAT, 01 JULI 2022 | 07:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membuat peringatan yang tegas kepada dua calon anggota baru NATO, setelah ia akhirnya memberikan lampu hijau untuk aksesi Swedia dan Finlandia.

Di akhir KTT NATO pada Kamis (30/6), Erdogan memperingatkan bahwa Turki masih dapat memblokir upaya Swedia dan Finlandia untuk bergabung jika keduanya tidak menindaklanjuti kesepakatan dengan Ankara.

"Pertama Swedia dan Finlandia harus melaksanakan tugas mereka dan itu ada dalam (kesepakatan). Tetapi jika tidak, tentu saja tidak mungkin ratifikasi dikirim ke parlemen kami," kata Erdogan, seperti dimuat AFP.


Berdasarkan aturan NATO, permohonan keanggotaan baru memang harus mendapatkan persetujuan lebih dulu dari semua anggota dan diratifikasi oleh parlemen masing-masing.

"Jika mereka memenuhi tugasnya, kami akan mengirimkannya ke parlemen. Jika mereka tidak dipenuhi, itu tidak mungkin," tegas Erdogan.

Di sela KTT NATO pada Selasa (27/6), Turki menandatangani memorandum berisi 10 poin dengan Swedia dan Finlandia. Menurut pejabat Turki, salah satu poin adalah ekstradisi 33 militan Kurdi dari Swedia dan Finlandia.

Langkah Turki yang akhirnya membuka diri untuk keanggotaan Swedia dan Finlandia disambut baik oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Jow Biden.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya