Berita

Kelompok mahasiswa menggelar demonstrasi di depan gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta/Ist

Politik

Wamenkumham Ogah Temui Mahasiswa dengan Alasan Tak Penuhi Undangan, BEM UI: Omong Kosong!

KAMIS, 30 JUNI 2022 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menyesalkan pernyataan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej yang ogah menemui massa aksi tolak RKUHP dengan alasan mahasiswa enggan memenuhi undangan pemerintah sebelumnya.

Ketua BEM UI Bayu Satria Utomo menyebut pernyataan Wamenkumham Edward hanyalah omong kosong. Pasalnya, BEM UI sudah memberikan sejumlah rekomendasi ke pemerintah secara tertulis saat melangsungkan pertemuan dengan pemerintah.

“Prof Eddy, anda jangan hanya omong kosong saja. Kami sudah memberikan langsung catatan dan rekomendasi aliansi mahasiswa saat kita bertemu,” tegas Bayu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/6).


Tidak hanya itu, Bayu juga menegaskan pihaknya sudah melayangkan kritik dan mengenai pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP yang tengah digodok di Komisi III DPR RI tersebut. Bagi BEM UI, Pasal Penghinaaan Presiden merupakan salah satu bukti konkret bahwa RKUHP bermasalah.

“Bahkan kami juga sudah memaparkan mengapa kami mengkritik berbagai pasal yang akan menciderai demokrasi dan mengkhianati reformasi,” tegasnya.

Akibat pernyataan Wamenkumham Edward tersebut, BEM UI akan menggalang massa yang lebih besar untuk menyuarakan penolakan terhadap RKUHP bermasalah.  

“Tentu kami akan terus berkonsolidasi untuk membangun eskalasi ke depan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej ogah menemui mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6).

Kementerian Hukum dan HAM telah mengundang Koalisi Masyarakat Sipil, pemimpin redaksi media dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk menampung aspirasi namun BEM tidak datang.  

“Teman-teman koalisi, pemred banyak yang datang. Mereka (BEM) enggak mau dateng. BEM Seluruh Indonesia lho kami undang," kata Edward pada Selasa (28/6).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya