Berita

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta/Net

Politik

Jika Ambang Batas Dihapus, Anis Matta: Saya Siap jadi Capres Partai Gelora

KAMIS, 30 JUNI 2022 | 14:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seolah menyindir Partai Nasdem, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengaku heran dengan manuver partai politik memutuskan tidak mengusung pimpinan atau kadernya sendiri sebagai calon presiden.

Padahal, kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta, parpol tersebut memiliki tiket karena punya kursi di Parlemen, untuk mengajukan calon di Pilpres 2024 mendatang. Walaupun, pengajuan itu tetap harus dengan koalisi.

"(Kalau punya peluang) harusnya yang diajukan pimpinannya sendiri atau kadernya sendiri sebagai capres, bukan orang lain," kata Anis Matta terheran, Kamis (30/6).


Dia mengaku mengagumi sikap PDI Perjuangan atau PKB yang tegas dari awal bahwa calon presiden yang akan diusung adalah kader internal atau bahkan ketua umum.

"Saya justru lebih respect, misalnya terhadap sikap PDIP dan PKB yang mau mencoba mengajukan pimpinan atau kadernya sendiri seperti Puan Maharani dan Muhaimin Iskandar," terangnya.

Anis juga menyinggung soal judicial review soal eksistensi presidential threshold 20 persen di Mahkamah Konstitusi yang dilakukan Partai Gelora.

Jika gugatan itu dikabulkan dan ambang batas dihapus, Anis menegaskan, siap menjadi calon presiden yang membawa bendera Partai Gelora.

"Kalau gugatan Partai Gelora diterima, maka Partai Gelora akan berjuang keras di Pemilu di 2024 untuk mendapatkan kursi. Partai Gelora siap memajukan capresnya sendiri, dari pimpinan sendiri atau kadernya sendiri sebagai capres," jelasnya.

"Saya siap maju sebagai capres," tegas Anis mantap.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya