Berita

Tentara Ukraina/Net

Dunia

Dilatih Gunakan Roket Canggih di Inggris, Ratusan Tentara Ukraina Siap Lawan Rusia

KAMIS, 30 JUNI 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer Ukraina terus mematangkan diri. Bukan hanya mendapat gelontoran bantuan senjata, mereka juga dilatih oleh negara-negara ini.

Baru-baru ini, ratusan tentara Ukraina sudah berhasil merampungkan pelatihan militer yang disediakan oleh pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson. Latihan digelar di Salisbury dan diikuti oleh lebih dari 450 tentara Ukraina.

Latihan tersebut termasuk membantu tentara Ukraina menggunakan Multiple Launch Rocket Systems (MLRS), menembakkan senjata ringan 105mm.


"Ini adalah pengganda kekuatan. Karena itu adalah kendaraan yang dilacak, sistem roket mereka beroda, itu akan memberi mereka lebih banyak kemampuan manuver yang akan membantu kemampuan bertahan hidup mereka," kata Kapten James Oliphant dari Royal Artillery, seperti dikutip Reuters.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari paket dukungan internasional terhadap Ukraina setelah invasi Rusia pada 24 Februari.

Selama kunjungan mendadak ke Kyiv bulan ini, Johnson mengumumkan operasi pelatihan terpisah untuk pasukan Ukraina, dengan potensi untuk melatih hingga 10 ribu tentara setiap 120 hari.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya