Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ikuti Rusia, Suriah Jadi Negara Kedua yang Akui Kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk

KAMIS, 30 JUNI 2022 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Suriah resmi menjadi negara kedua yang mengakui kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, yang mengumumkan niat mereka untuk melepaskan diri dari Ukraina pada 2014 dan secara resmi diakui oleh Rusia pada Februari.

Pengumuman tersebut dilaporkan Kantor Berita Arab Suriah (SANA) pada Rabu sore (waktu setempat), mengutip sumber-sumber di Kementerian Luar Negeri di Damaskus.

“Mewujudkan keinginan dan keinginan bersama untuk membangun hubungan di semua bidang, Republik Arab Suriah telah memutuskan untuk mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Rakyat Lugansk dan Republik Rakyat Donetsk,” bunyi laporan itu, seperti dikutip dari AP, Kamis (30/6).

Donetsk dan Luhansk, yang bersama-sama membentuk wilayah Donbass, mendeklarasikan kemerdekaan dari Ukraina pada 2014, setelah kudeta yang didukung Barat menggulingkan presiden terpilih secara demokratis Viktor Yanukovych.

Militer Kiev kemudian mengobarkan perang selama delapan tahun melawan kedua republik, sampai Rusia mengakui kemerdekaan mereka pada Februari, dua hari sebelum dimulainya operasi militer Moskow di Ukraina.

Pada Februari 2022, Presiden Suriah Bashar Assad menyatakan bahwa dia akan siap untuk mengakui dua republik di Donbass. Ribuan relawan Suriah berpartisipasi dalam operasi militer Rusia di sana.

Sejumlah negara lain, termasuk Belarus, Nikaragua, Sudan dan Venezuela, belum mengakui republik Donbass, tetapi mengumumkan dukungan mereka untuk pengakuan Rusia.

Populer

Ingin Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J, Serda Ucok: Kami Tidak Tega Negara Kesulitan

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 20:23

Pernyataan Terakhir Sebelum Ditahan, Roy Suryo: Saya Tidak Menistakan Agama

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 01:59

Sudah Dituangkan ke BAP, Bharada E Lihat Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Jasad Brigadir J

Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:39

Amien Rais Bakal Dukung Capres yang Berani Ucapkan Selamat Tinggal pada Oligarki

Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:02

Jika Tak Ada yang Mengusung, Anies Baswedan Hanya jadi Penonton Pilpres 2024

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:20

Disindir Kasus Brigadir J, Benny K Harman: Daripada Sesat Sebaiknya Mahfud Tanya Langsung ke Jokowi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:32

Sindir Alasan TGB Pindah Perindo, Musni Umar: Memang Partai yang Pernah Dimasuki Visinya Tidak Mempersatukan?

Minggu, 07 Agustus 2022 | 07:28

UPDATE

Selain Dapat Bekal Antikorupsi dari KPK, Ketum PPP Suharso Monoarfa Akan Tandatangani Komitmen Integritas

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:12

Penghargaan International Rice Research Institute Kukuhkan Ketangguhan Sistem Pertanian-Pangan Indonesia

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:55

Pengamat: Elektabilitas Ketiga Ketum Masih Jeblok, KIB Kurang Gereget

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:48

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa Penuhi Undangan KPK

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:30

Tidak Ingin Indonesia Pecah Seperti Uni Soviet, Tito Bagikan 10 Juta Bendera

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:23

Kasus Pelecehan Istri Ferdy Sambo Telah Dihentikan, Pakar Hukum: Terlapor Berhak Laporkan Balik

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:12

BTN Gelar IPEX 2022 KPR Merdeka Berbunga Murah

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:10

Demokrat Doakan Koalisi Gerindra-PKB Langgeng

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:51

Gerindra-PKB Resmi Koalisi, Demokrat: Kami dengan Nasdem dan PKS juga Intens, Tapi…

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:50

Gudang Kembang Api Meledak, Sejumlah Pengunjung Mal Armenia Tewas

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:43

Selengkapnya