Berita

Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun menyaksikan penandatanganan Strategic Cooperation Framework Agreement antara Komisaris Utama PT Makmur Berkah Sehat, Johan Tedja Surya dan Charmain Health and Medical Exchange Cooperation Committee of China-Asia Economic Development Association (CAEDA), Yang Guanglin pada Rabu, 29 Juni 2022/Ist

Dunia

Bangun Infrastruktur Kesehatan Pasca Pandemi, Indonesia-China Teken Kerja Sama Strategis

RABU, 29 JUNI 2022 | 19:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan China meningkatkan kerja sama bidang kesehatan dengan menandatangani Strategic Cooperation Framework Agreement pada Rabu (29/6).

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Komisaris Utama PT Makmur Berkah Sehat, Johan Tedja Surya dan Charmain Health and Medical Exchange Cooperation Committee of China-Asia Economic Development Association (CAEDA), Yang Guanglin.

Acara penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Duta Besar Djauhari Oratmangun dan Pejabat Ekonomi KBRI Beijing.


"Kesepakatan ini menandai dimulainya kerja sama baru antara CAEDA dan PT Makmur Berkah Sehat untuk ikut berkontribusi memperkuat pembangunan sektor kesehatan Indonesia," kata Dubes Djauhari, seperti dikutip oleh Kantor Berita Politik RMOL.

Perjanjian tersebut meliputi kerja sama investasi dan pengembangan sektor kesehatan di Indonesia.

Dubes Djauhari berharap realisasi konkret dari kerja sama tersebut dapat segera dimulai. Ia menekankan, KBRI Beijing akan memfasilitasi kerja sama sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

Sementara itu, Yang Guanglin menyampaikan Indonesia merupakan salah satu negara penting mitra Belt and Road Initiative (BRI).

Johan Tedja Surya juga menyampaikan apresiasi atas capaian kesepakatan dengan CAEDA. Ia berkomitmen untuk segera menindaklanjuti kerja sama pembangunan pabrik untuk produksi alat kesehatan bersama dengan CAEDA di kawasan industri Jawa Timur.

Kesepakatan antara China dan Indonesia dilakukan di tengah upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur kesehatan setelah pandemi Covid-19.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya