Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Subardi/Net

Politik

Legislator Nasdem: Kepala Daerah Harus Satu Visi dalam Hadapi Ancaman Krisis Pangan

RABU, 29 JUNI 2022 | 16:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menyerukan negara anggota G7 dan G20 bersama-sama mengatasi ancaman krisis pangan global.

Pesan itu, disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri forum KTT G7 sesi II dengan topik "Ketahanan Pangan dan Kesetaraan Gender", yang berlangsung di Elmau, Jerman, Senin (27/6).

Anggota Komisi VI DPR RI Subardi mengatakan, pesan Jokowi nyatanya memang menjadi masalah global. Menurutnya, kekhawatiran terkait ancaman pangan global ini menjadi peringatan bagi manajemen pangan di Indonesia.


Dikatakan Subardi, setidaknya ada dua langkah strategis yang harus dipakai oleh seluruh stakeholder pangan nasional untuk mengatasi ancaman krisis pangan.

Pertama, negara wajib mengontrol seluruh ekosistem pangan, mulai dari aspek fisik, seperti rantai pasokan, penawaran dan permintaan (supply and demand), maupun pemerataan harga.

Kedua, peningkatan kapasitas produksi, termasuk perbaikan jaringan distribusi pangan hingga manajemen stok.

"Bagi saya dua faktor itu akan menguji soliditas ekosistem pangan nasional," ujar Subardi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/6).

Legislator dari Fraksi Nasdem itu mendorong kemampuan holding BUMN Pangan atau ID Food untuk merancang sistem logistik nasional yang kuat.

"Ini momentum agar ID Food yang diluncurkan pada Januari 2022 menjadi penopang sistem logistik nasional. Kita juga punya Bulog yang performanya semakin bagus. Artinya secara kelembagaan kita sudah siap," katanya.

Menurutnya, dengan adanya kelembagaan pangan yang beragam, negara wajib menjamin ketahanan pangan dari segala bentuk tantangan geopolitik dunia. Pemerintah juga dituntut mampu memperbaiki tata kelola pangan dimulai dari tiap lembaga.

"Bulog, PTPN, dan RNI itu kan mitra Komisi VI. Kami selalu mendorong mitra di bidang pangan agar semakin produktif. Ada evaluasi dan inovasi secara berkala," katanya.

Masih kata Subardi, memperkuat sistem logistik nasional akan membantu stabilitas pasokan pangan dalam negeri. Namun, hal ini butuh dukungan dari semua pihak termasuk kepala daerah.

"Ini bukan hanya PR pemerintah pusat. Kepala daerah harus satu visi. Perkuat komoditas unggulan di daerah masing-masing. Juga yang penting adalah nasib petani kita agar lebih sejahtera," demikian Subardi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya