Berita

Ilustrasi gedung KPK/RMOL

Hukum

Respons Aksi ICW, LSAK: Kritik ke KPK soal Harun Masiku Sangat Politis

RABU, 29 JUNI 2022 | 15:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

ICW kembali melayangkan kritik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait upaya pencarian buron Harun Masiku yang masih nihil dengan menggelar aksi teatrikal memperingati 900 hari buronan Harun Masiku di depan Gedung KPK, Selasa (28/6).

Protes ICW itu bahkan dilakukan dengan cara menggelar demonstrasi. Mereka mendesak Ketua KPK Firli Bahuri meninggalkan jabatannya karena dianggap tidak cakap sebagai pemimpin.

Merespons kirtik ICW itu, peneliti Lembaga Studi Antikorupsi (LSAK), Ili Sadeli mengatakan bahwa dorongan pencarian buron Harun Masiku kepada KPK lebih banyak unsur politisnya.


Kata Ili, motif ICW mengkritik KPK lebih bertujuan untuk mendongkel dan mendelegitimasi kinerja Firli Bahuri dan Komisioner KPK lainnya. Padahal, KPK di masa kepemimpinan Firli tengah gencar menangani berbagai kasus korupsi.

LSAK pun balik menyindir ICW yang hanya sibuk dengan buron Harun Masiku tapi diam dengan kasus dugaan korupsi yang tengah disidik KPK seperti formula E. Bahkan Ili mencontohkan, ICW juga dinilai diam terkait menguapnya kasus dugaan korupsi pameran buku di Jerman tahun 2015.

“Kebanyakan gimmick dan politis banget, pesannya jelas dan sistematis seperti ingin mendelegitimasi bahwa KPK hari ini tidak bekerja, dan itu disuarakan oleh kelompok mereka yang terafiliasi dengan orang-orang yang tersingkirkan di KPK,” katanya, Rabu (29/6).

Bagi Ili, selama ini KPK  bukan diam seribu bahasa. Bahkaan, KPK sudah berulang kali menyatakan bahwa pencarian terhadap Harun Masiku masih berjalan terus.

Pihaknya, tambah Ili, mengaku juga mengkritik hasilnya yang belum jelas hingga saat ini.

"Tapi kita menolak dengan tegas kasus ini dijadikan serangan dan pelemahan terhadap KPK ditengah upaya penindakan dan pencegahan pemberantasan korupsi yang terus berjalan,” tambahnya.

LSAK lanjut Ili mengajak semua pihak terus mendukung KPK menuntaskan berbagai kasus korupsi yang saat ini tengah ditangani termasuk upaya pencarian buron Harun Masiku secara proporsional.

Selain itu, Ili juga tetap meminta KPK fokus bekerja menangani kasus lain yang sedang berjalan termasuk mendukung berbagai program pencegahan.

“Kita kawal terus KPK ini dengan tulus agar tetap tegak lurus bekerja memberantas korupsi di Indonesia,” pungkas Ili.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya