Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selalu 3 besar Capres hasil survei/RMOL

Politik

Duduki 3 Besar RMOLVote, PKS dan Nasdem Didorong Segera Deklarasi Dukung Anies

RABU, 29 JUNI 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan nyata terhadap sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diharapkan tidak cuma sekadar klaim belaka, tetapi juga harus dideklarasikan kepada khlayak umum.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menanggapi hasil polling RMOLVote yang digelar selama dua pkena sejak Senin (13/6) hingga ditutup pada Senin (27/6) per pukul 00.00 WIB.

Dalam poling itu, Anies menempati urutan tiga besar dengan perolehan 13.708 dukungan atau 16,7 persen. Ia mengungguli tokoh lain seperti Ketum Golkar, Airlangga dengan perolehan 9.466 dukungan atau 11,53 persen, Puan 8.939 dukungan atau 10,89 persen, hingga Ganjar Pranowo yang mendapat 5.946 dukungan atau 7,24 persen.


"Problem paling besar dari beliau sekarng adalah tiket partai. Secara konsisten Pak Anies slalu masuk dalam 3 besar elektabilitas," ujar Rico kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/6).

Menurut Rico, Parpol-parpol yang kini memiliki hak untuk mengusung capres dan cawapres, karena telah menjadi peserta Pemilu dan lolos parlementary threshold, masih tidak memperlihatkan sinyal serius mengusung salah satu figur potensial.

"Kita lihat PKS dan Nasdem misalnya merayu Anies secara terbuka. Bahkan PKS sempat merayu Anies di hadapan massanya. Tapi pasca itu kan sibuk mengumumkan calon-calon lainnya," tuturnya.

Maka dari itu, Rico menduga Parpol kini hanya sibuk melakukan safari politik. Sementara seharusnya, ia memandang figur seperti Anies sepatutnya langsung dideklarasikan saja.

"Seakan-akan mengklaim Anies jadi Capres, tapi tiba-tiba atas nama Pilpres masih lama negosiasi dengan kandidat lain? Jadi saya lihat Anies hanya jadi semacam sandera," tuturnya.

"Harusnya partai tanpa bahasa yang bersayap lagi langsung saja deklrasi dukungan yang jelas," tandas Rico.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya