Berita

Perdana Menteri India Narendra Modu/Net

Dunia

Pakistan Mulai Kampanye Boikot G20 India, Dekati China hingga Arab Saudi

RABU, 29 JUNI 2022 | 13:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan tampaknya mulai melakukan kampanye untuk memboikot pertemuan G20 yang akan digelar di Jammu dan Kashmir tahun depan, di bawah presidensi India.

Setelah Indonesia mengakhiri presidensi G20 pada tahun ini, India akan menjadi tuan rumah. Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi juga sudah mengatakan akan menggelar beberapa acara G20 di Jammu dan Kashmir yang selama ini menjadi sengketa dengan Pakistan.

Menutut lembaga think-tank WLVN Analysis, Pakistan tampaknya sudah melakukan pendekatan dengan China, Turki, dan Arab Saudi untuk memboikot pertemuan G20 di Jammu dan Kashmir.


"Pakistan akan meminta China, Turki, dan Arab Saudi untuk memboikot pertemuan G20 di Jammu dan Kashmir," kata lembaga tersebut, seperti dikutip ANI News.

Selain itu, The Express Tribune menyebut, Islamabad juga akan berbicara dengan AS, Inggris dan anggota G20 lainnya untuk melawan rencana India.

Menurut Kementerian Luar Negeri, India akan menjadi presiden G20 mulai 1 Desember 2022, dan menyelenggarakan KTT pada 2023.

Menteri Perdagangan dan Industri Piyush Goyal ditunjuk sebagai Sherpa India untuk G20 pada September 2021.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya