Berita

Peta Ukraina/Net

Dunia

Setelah Donetsk dan Luhansk, Kherson Akan Gelar Referendum Gabung Rusia

RABU, 29 JUNI 2022 | 13:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wilayah Kherson yang saat ini berada di bawah kendali pemerintahan militer-sipil Rusia telah memulai persiapan menggelar referendum untuk bergabung dengan Rusia.

Pekan lalu, wakil kepala administrasi militer-sipil Kherson, Kirill Stremousov mengatakan wilayah tersebut diperkirakan akan menjadi anggota konstituen Rusia pada akhir bulan ini.

"Selama tahun ini, kami akan mengadakan referendum, dan setelah referendum kami akan meminta kepemimpinan Rusia untuk menjadi anggota Rusia," kata Stremousov, seperti dikutip TASS.


Referendum sendiri kemungkinan akan diadakan pada musim gugur, dan otoritas lokal saat ini sedang membuat persiapan.

Stremousov meyakini mayoritas penduduk lokal Kherson akan mendukung gagasan untuk bergabung dengan Rusia.

“Rusia adalah negara yang akan memungkinkan (kita) untuk memiliki masa depan, masa depan yang menjanjikan bagi kita sendiri, sementara Ukraina telah gagal sebagai sebuah negara, sebagai proyek Barat,” ujar Stremousov.

Wilayah Kherson di Ukraina selatan berbatasan dengan Krimea. Pada pertengahan Maret, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Khersn sepenuhnya di bawah kendali pasukan Rusia.

Setelah itu, pemerintahan militer-sipil didirikan di sana pada akhir April, dan otoritas lokal mengatakan Kherson ingin bergabung dengan Rusia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya