Berita

Presiden Joko Widodo bersama istri, Iriana Jokowi, dan rombongan berangkat menuju Kyiv, Ukraina menggunakan kereta api dari Polandia/Ist

Dunia

Naik Kereta dari Polandia Menuju Kyiv, Jokowi: Semoga Dimudahkan

RABU, 29 JUNI 2022 | 08:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo bersama istri, Iriana Jokowi, dan rombongan terbatas telah berangkat menuju Ukraina dari Polandia menggunakan kereta api pada Selasa (28/6).

Mereka berangkat dari peron 4 Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl pada pukul 21.15 waktu setempat. Memakan waktu 12 jam perjalanan, Jokowi diperkirakan tiba pada Rabu (29/6) waktu setempat.

"Kami memulai misi perdamaian ini dengan niat baik. Semoga dimudahkan," kata Jokowi di akun media sosialnya.


Menurut keterangan Sekretariat Kabinet, Jokowi pergi menggunakan Kereta Luar Biasa yang telah disiapkan oleh pemerintah Ukraina. Kereta serupa juga digunakan oleh sejumlah pemimpin negara yang sudah berkunjung ke negeri yang sedang berperang itu.

Tampak Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung ikut menaiki kereta yang sama.

Jokowi dan rombongan sendiri tiba di Bandara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia pada Selasa pukul 11.50 waktu setempat, setelah terbang dari Munich, Jerman.

Setelah ke Ukraina dan bertemu Presiden Volodymyr Zelensky, Jokowi juga akan berangkat ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.

Kunjungannya ke dua negara yang tengah berperang itu tidak lain dilakukan Jokowi untuk mengupayakan dibukanya ruang dialog dan gencatan senjata.

"Karena perang memang harus dihentikan, dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali," tegas Jokowi dalam konferensi pers sebelum keberangkatannya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Minggu (26/6).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya