Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Beli Minyak Goreng Wajib PeduliLindungi, ProDEM: Luhut Again!

SELASA, 28 JUNI 2022 | 17:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat pembelian minyak goreng curah tidak akan efektif, bahkan akan memberatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

"Kebijakan membeli minyak goreng curah harus pakai PeduliLindungi tidak akan efektif. Akan merepotkan dan tambah menyusahkan rakyat," kritik Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule kepada redaksi, Selasa (28/6).

Bukan tanpa sebab. Aplikasi PeduliLindungi baru bisa dipakai dengan menggunakan telepon pintar atau smartphone. Sedangkan tidak semua masyarakat kecil memiliki ponsel pintar.


Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sulit, apalagi bila harus membeli smartphone hanya demi melengkapi syarat mendapatkan minyak goreng.

"Biaya yang akan dikeluarkan masyarakat bertambah untuk beli smartphone dan kuota internet. Dan tak semua yang sudah vaksin pakai aplikasi PeduliLindungi," tegas Iwan Sumule.

Oleh karenanya, ProDEM tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah mensyaratkan aplikasi PeduliLindungi untuk membeli minyak goreng curah.

Apalagi, kebijakan kontroversial itu disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Luhut again!" tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya