Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dubes Hermono: Kita Akan Tindak Lanjut Jika Terbukti Ada Kekerasan Pada WNI di Tahanan Imigrasi Malaysia

SELASA, 28 JUNI 2022 | 12:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia akan mengambil tindakan lebih lanjut jika terbukti ada kekerasan dan penganiayaan terhadap WNI di Depo Tahanan Imigrasi Malaysia.

Begitu yang ditegaskan oleh Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono ketika menanggapi laporan Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB).

"Kalau memang ditemukan bukti WNI kita meninggal karena kekerasan, kita akan menyampaikan langkah tindak lanjut secara bilateral," kata Hermono kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Selasa (28/6).


Berdasarkan laporan dari KBMB berjudul "Seperti di Neraka: Kondisi Pusat Tahanan Imigrasi di Sabah", sebanyak 18 WNI meninggal dunia di Depo Tahanan Imigrasi Tawau, Sabah sejak Januari 2021 sampai Maret 2022. KBMB juga menemukan adanya beberapa kasus terkait dugaan penyiksaan yang dialami WNI.

Menurut Hermono, KJRI kita di Kinabalu dan Tawau akan bertemu dengan pihak imigrasi Sabah untuk meminta klarifikasi.

"Kemlu juga sudah berkomunikasi dengan KBMB, meminta klarifikasi, data ini sumbernya dari mana," lanjut Hermono.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya