Berita

Anggota Panja Anggaran DPR, Eko Patrio/Net

Politik

DPR Minta Pemerintah Tetap Subsidi BBM, LPG dan Tarif Listrik 450VA

SENIN, 27 JUNI 2022 | 15:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Panitia Kerja (Panja) Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, meminta agar program subsidi bahan bakar minyak (BBM), subsidi LPG tabung 3Kg hingga subsidi listrik tetap dilanjutkan dan masuk dalam program prioritas Pemerintah di tahun anggaran (TA) 2023 mendatang.

Demikian yang disampaikan Anggota Panja Anggaran DPR, Eko Patrio saat membacakan hasil laporan Panja dalam rapat Banggar DPR bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa, Senin (27/6).

"Untuk kebijakan subsidi energi, kami meminta agar pemerintah melanjutkan pemberian subsidi selisih harga untuk bahan bakar minyak tanah dan subsidi tetap untuk bahan bakar solar," ujar Eko.


Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, transformasi subsidi LPG tabung 3kg juga dianggap penting dalam melanjutkan program subsidi tersebut.

"Begitu juga halnya dengan program subsidi LPG tabung 3kg, untuk tetap dilanjutkan pada tahun 2023 mendatang," lanjutnya.

Sementara terkait program subsidi listrik, dirinya mengatakan pemerintah masih dianggap perlu untuk memperkuat subsidi hanya untuk pelanggan listrik kategori R1 atau pengguna daya 450VA saja.

Sedangkan untuk pelanggan dengan kategori lain atau non subsidi, pemerintah diminta untuk menerapkan kebijakan tarif adjustment.

"Untuk subsidi listrik, meminta pemerintah memperkuat penerapan subsidi tepat sasaran untuk pelanggan R1 atau 450VA. Dan mendorong kebijakan tarif adjustment untuk pelanggan non subsidi yang diselaraskan dengan kondisi perekonomian," terangnya.

Politisi PAN itu menjelaskan, alasan Panja Anggaran DPR meminta agar program subsidi tersebut kembali dilanjutkan pada tahun 2023 mendatang, semata-mata bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memberikan perlindungan sosial secara efektif bagi masyarakat.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya