Berita

Jepang dihantam gelombang panas/Getty Images

Dunia

Permintaan Listrik Naik di Tengah Gelombang Panas, Jepang Imbau Warganya Matikan Lampu

SENIN, 27 JUNI 2022 | 12:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Jepang mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk menghemat listrik di tengah gelombang panas, sementara pasokan energi merosot.

Pada Senin (27/6), Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang mendesak warga di Tokyo dan daerah sekitarnya untuk menghemat listrik, termasuk mematikan lampu yang tidak perlu.

Di samping itu, kementerian memperkirakan permintaan listrik akan melonjak pada siang hari karena penggunaan AC.


"Pemerintah meminta masyarakat untuk mematikan lampu yang tidak perlu selama tiga jam mulai pukul 15.00 waktu Tokyo sambil menggunakan AC dan hydrating dengan benar selama jam-jam panas," bunyi imbauan yang dikutip BBC.

Sehari sebelumnya, kementerian menyebut kelebihan kapasitas pembangkit listrik diperkirakan akan turun menjadi 3,7 persen pada Senin sore di Tokyo dan sekitarnya.

Otoritas juga telah menyiapkan energi cadangan 3 persen untuk membantu tetap stabil.

Meskipun penyedia listrik bekerja untuk meningkatkan pasokan, kementerian mengatakan situasinya tidak dapat diprediksi karena suhu naik.

Sejak gempa bumi pada Maret lalu, beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang menangguhkan operasi. Di sisi lain, pemerintah juga telah menutup beberapa pabrik bahan bakar fosil yang menua dalam upaya untuk mengurangi emisi karbon dioksida.

Awal bulan ini, pemerintah Jepang meminta rumah tangga dan perusahaan untuk menghemat listrik sebanyak mungkin selama musim panas dari Juli hingga September.

Selama akhir pekan, kota Isesaki di Jepang, yang terletak 85 kilometer barat laut Tokyo, mencatat suhu tertinggi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya