Berita

Aksi mogok massal pengemudi truk dan petani di Peru/Net

Dunia

Harga BBM dan Pupuk Meroket, Pengemudi Truk Hingga Petani Peru Mogok Massal

SENIN, 27 JUNI 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi mogok massal dilakukan oleh para pengemudi truk hingga petani karena meroketnya harga bahan bakar dan pupuk yang semakin mencekik.

Aksi mogok massal dilakukan pada Senin (27/6), setelah pemimpin serikat pekerja melakukan pertemuan dengan perwakilan pemerintah pada Jumat (24/6) dan Sabtu (25/6).

Selama pertemuan, muncul tuntutan truk angkutan barang masuk dalam pelayanan publik, serta langkah-langkah untuk mengurangi harga bahan bakar dan pupuk.


Namun dimuat Reuters, pertemuan tersebut tampaknya tidak menghasilkan kesepakatan sehingga akhirnya mogok massal dilakukan.

"Kami tegas dalam rencana untuk menyerang dengan semua pangkalan kami di seluruh negeri," kata pemimpin serikat angkutan beban berat, Marlon Milla.

Serikat tersebut diketahui memiliki 400.000 unit transportasi kargo di 14 dari 25 wilayah negara.

Tingginya harga bahan bakar global terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina telah memicu kerusuhan di Peru, produsen tembaga nomor dua dunia. Sementara kekurangan pupuk telah menimbulkan kekhawatiran atas pasokan makanan.

Pemerintahan Presiden Pedro Castillo telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang kenaikan biaya hidup, tetapi tingkat inflasi tahunan tetap sekitar 8 persen, level tertinggi dalam 24 tahun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya