Berita

Presiden RI, Joko Widodo, dikelilingi "para dewa"/Net

Politik

Ada "Para Dewa" di Lingkaran Jokowi?

SENIN, 27 JUNI 2022 | 03:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dalam menentukan arah dan kebijakan pemerintahan dan negara, Presiden Joko Widodo tak bekerja sendirian. Mereka adalah yang disebut dengan "para dewa" yang berada di lingkaran dalam Presiden Jokowi.

Keberadaan para dewa itu diungkap oleh Staf Pengajar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Indra Perwira, saat menjadi narasumber diskusi publik yang diselenggarakan oleh Komite Peduli Indonesia (KPI) dan DPD RI berjudul "Koalisi Rakyat untuk Poros Perubahan" di Ballroom Masjid Agung Trans Studio, Bandung, Jawa Barat maupun melalui virtual, Minggu (26/6).

Awalnya, Indra bercerita bahwa dirinya pernah ikut rapat di Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) untuk membahas soal janji Presiden Jokowi yang ingin melanjutkan proyek pesawat Presiden BJ Habibie.


"Saya diminta nyusun Perpresnya. Begitu sampai, 'udah sepakat nih bagus Perpres, tapi nanti tergantung para dewa ya'. Saya tanya, ada teman saya di Deputi Setneg, itu kenapa ada para dewa, siapa? 'Ah Pak Indra kayak enggak tahu aja'. Enggak, zaman orde baru aku tahu dewanya cuma satu, Pak Harto. Lah sekarang para dewa, siapa yang pegang republik ini? 'Ah Pak Indra kaya enggak tahu'," papar Indra seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (26/6).

Kepada rekannya itu, Indra lalu menegaskan apakah Presiden Jokowi termasuk dari "para dewa" tersebut atau tidak. Dan dijawab, Jokowi termasuk salah satunya.

"Itu, jadi kita sangat gelap sekarang ini, siapa yang bermain di republik ini," tandas Indra.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya