Berita

Pakar komunikasi politik Unpad Dadang Rahmat Hidayat/Net

Politik

Dadang Rahmat Hidayat: Pemimpin Indonesia Mendatang Harus Bervisi Kebangsaan

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 18:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemimpin Indonesia mendatang harus memiliki gaya komunikasi yang baik dengan bahasa lugas berisikan visi kebangsaan dan juga harmoni di tengah keberagaman rakyat Indonesia.

Begitu pesan yang disampaikan oleh pakar komunikasi politik Unpad Dadang Rahmat Hidayat ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, menyoal kriteria calon pemimpin Indonesia untuk 2024, Minggu (26/6).

“Dalam konteks relasi politik ekonomi sosial itu, pemimpin Indonesia ke depan harus ditampilkan melalui komunikasi, bagaimana pesan-pesan yang disampaikan oleh pemimpin bangsa ini, komunikasi yang bahasa saya bervisi kebangsaan, bervisi harmoni,” ucap Dadang.


Dia menambahkan, di samping adanya relasi secara global, pemimpin Indonesia ke depan harus mampu menguatkan kedaulatan bangsa. Artinya, pemimpin kedepan harus berorientasi untuk bangsanya, baik secara pengelolaan sumber daya alam, dan juga sumber daya manusia.

“Dalam konteks kedaulatan atau bahkan otoritas terhadap masalah-masalah krusial ekonomi dan politik di Indonesia, jadi mampu menumbuhkan kedaulatan tadi,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya