Berita

Pengungsi Afghanistan/Net

Dunia

Tak Berdokumen, Ratusan Pengungsi Afghanistan Dideportasi oleh Turki

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 13:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 136 pengungsi Afghanistan yang tidak memiliki dokumen telah dideportasi oleh Turki dengan pesawat charter pada Jumat (24/6).

Menurut laporan Khaama Press, sebanyak 272 pengungsi dari Afghanistan tiba di Kocaeli dengan cara yang ilegal, termasuk tidak memiliki dokumen. Sebanyak 136 di antaranya kemudian dikirim kembali ke Afghanistan.

Menurut pihak berwenang Turki, 136 warga Afghanistan lainnya akan dikirim kembali ke tanah Afghanistan pada Sabtu (25/6).


Sejak Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan, beberapa warga telah melintasi perbatasan untuk menghindari kekejaman Taliban.

Menurut Anadolu Agency, lebih dari 37 ribu pengungsi tidak berdokumen telah dideportasi kembali ke negara asal mereka sejak awal tahun ini, meningkat 89 persen dari tahun sebelumnya.

Namun, hukum pengungsi internasional dengan jelas menyatakan bahwa mendeportasi pemohon suaka tanpa terlebih dahulu mendengar dan memutuskan kasus mereka adalah melanggar hukum.

Mengutip sumber, Khaama Press melaporkan bahwa lebih dari 20 ribu orang yang dideportasi berasal dari Afghanistan.

Menurut statistik resmi, Turki adalah rumah bagi 4 juta pengungsi, termasuk 3,6 juta warga Suriah.

Sementara lebih dari 653 ribu pengungsi Afghanistan telah dideportasi ke Afghanistan, terutama dari negara-negara tetangga sejak Agustus 2021.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya