Berita

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian/Net

Dunia

Berbulan-bulan Mandek, Iran dan AS Segera Lanjutkan Pembicaraan Kesepakatan Nuklir

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 09:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) akan segera dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan pembicaraan akan dilanjutkan setelah berbulan-bulan buntu. Keputusan tersebut diambil setelah ia mengadakan pertemuan dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell.

"Kami siap untuk melanjutkan pembicaraan dalam beberapa hari mendatang. Yang penting bagi Iran adalah untuk sepenuhnya menerima manfaat ekonomi dari kesepakatan 2015," kata Amirabdollahian, seperti dikutip Reuters.


Berbeda dengan Amirabdollahian, jurubicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan dia tidak dapat berbicara tentang status negosiasi.

"Tetapi tidak ada yang berubah tentang posisi kami bahwa kesepakatan nuklir adalah cara terbaik untuk mencegah Iran mencapai status senjata nuklir," ujar Kirby.

Kesepakatan nuklir Iran hampir kembali dihidupkan pada Maret lalu, setelah 11 bulan pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan pemerintahan Presiden Joe Biden.

Tetapi pembicaraan itu telah macet, terutama karena desakan Teheran agar Washington menghapus Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dari daftar Organisasi Teroris Asing AS.

Kesepakatan nuklir Iran terbengkalai setelah mantan Presiden Donald Trump menarik AS pada 2018. Langkah tersebut membuat Iran kembali mengembangkan program nuklirnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya