Berita

Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Adamsyah Wahab/Net

Politik

Zulhas Bandingkan Harga Beras Singapura, Don Adam Singgung Pendapatan Perkapita yang Jomplang

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 09:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membandingkan sejumlah harga bahan pokok di Indonesia dengan negara tetangga, Singapura dikritik. Perbandingan yang dilakukan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu dinilai tidak apple to apple.

Zulhas, sapaan akrabnya, saat berkunjung ke Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur sempat menyinggung bahwa harga beras di Indonesia jauh lebih murah berkat adanya subsidi. Perbandingannya, beras premium di Indonesia berada di harga Rp 12 ribu, sementara di Singapura dipatok Rp 32 ribu.

Harga murah itu, katanya terjadi lantaran ada subsidi luar biasa dari pemerintah.


Kritik tajam dilayangkan aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Adamsyah Wahab. Pria yang akrab disapa Don Adam ini menilai perbandingan yang dilakukan Zulhas tidak sebanding. Sebab, pendapatan perkapita kedua negara jomplang.

“Kak Zulhas, untuk nambah pengetahuan anda saya beritahu ya. Pendapatan perkapita rakyat Singapura 60.000 dolar AS, sementara rakyat Indonesia 4.000 dolar AS,” ujarnya kepada redaksi, Minggu (26/6).

Dia berharap ke depan Zulhas tidak lagi membuat perbandingan harga bahan pokok dengan negara tetangga. Sebab, setiap negara pasti memiliki kebijakan sendiri untuk menyejahterakan rakyatnya.

“Semoga ke depan jangan anda bandingkan harga beras, harga cabe atau harga apapun dengan kita, kecuali, fee kickback mungkin samalah,” tutup pria yang akrab disapa Don Adam.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya