Berita

Aksi protes di Munich pada 25 Juni 2022, menjelang KTT G7/AFP

Dunia

Gelar Protes Selama KTT G7, Ribuan Pengunjuk Rasa: Aliran Uang untuk Perang Harus Dihentikan

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah aksi protes yang diikuti oleh sekitar 4.000 pengunjuk rasa dilakukan di Munich, ketika para pemimpin G7 mengadakan pertemuan tahunan di Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman pada Sabtu (25/6).

Agenda KTT G7 mencakup berbagai isu, seperti perang di Ukraina, perubahan iklim, energi dan krisis ketahanan pangan.

Salah satu penyelenggara protes, Uwe Hiksh, mengatakan pihaknya bertujuan untuk menuntut dihentikannya perang di Ukraina.


"Kami mendapat kesan bahwa banyak orang tidak tenang dengan perang di Ukraina," kata Hiksch, seperti dimuat Global News.

Sebanyak 15 kelompok, mulai dari jaringan Attac hingga World Wild Fund (WWF), juga ikut melakukan aksi protes yang diperkirakan dapat memobilisasi hingga 20 ribu pengunjuk rasa hingga akhir pekan.

“Tuntutan saya untuk G7 adalah mereka memiliki komitmen yang jelas untuk transisi energi, yaitu keluar dari bahan bakar fosil, semua bentuk bahan bakar fosil, paling lambat pada tahun 2035, sehingga kami dapat menghentikan pembiayaan perang dan konflik,” kata Kilian Wolter dari Greenpeace.

Sementara itu, sekitar 18 ribu petugas polisi dikerahkan di sekitar lokasi KTT dan protes.

KTT G7 sendiri akan berlangsung di Elmau, Bavaria dari Minggu (26/6) hingga Selasa (28/6). Setelah pertemuan berakhir, para pemimpin dari 30 negara kemudian akan berkumpul untuk KTT NATO di Madrid.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya