Berita

Politisi PDIP Masinton Pasaribu/Net

Politik

Sebut Bisa Koalisi dengan Demokrat dan PKS, Sekjen PDIP: Masinton Sudah Ditegur Badan Kehormatan Partai

SABTU, 25 JUNI 2022 | 16:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP memberikan teguran terhadap politikus PDIP Masinton Pasaribu yang menyebut bahwa PDIP sebetulnya bisa membangun koalisi dengan PKS dan Demokrat.

Teguran itu berupa teguran lisan dan teguran lainnya yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDIP.

“Saya sudah koordinasi dengan Badan Kehormatan dan sebelumnya Pak Masinton sudah mendapat teguran lisan dan sekarang akan diberikan teguran lagi sesuai dengan AD/ART partai,” kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Sabtu (25/6).


Hasto menegaskan, setiap kader PDIP harus bicara sesuatu dengan ruang lingkupnya masing-masing. Oleh karena itu, Masinton diberikan teguran karena menyebut PDIP ogah koalisi dengan Demokrat dan PKS adalah statement pribadi Hasto.

“Setiap anggora partai harus berbicara sesuai dengan ruang lingkup,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa PDIP tetap menghormati posisi PKS dan Demokrat yang berada di luar pemerintahan. Di samping, PDIP ogah koalisi karena menilai ada perbedaan ideologi dengan PKS dan rekam jejak Demokrat di masa lalu.

“Kurang elok dengan berbagai perbedaan ideologi, kami tidak mengambil sikap politik atas kerja sama dengan PKS,” katanya.

“Sedangkan Demokrat kan bukan hanya berkaitan dengan aspek-aspek historis, itu kita bisa lakukan proses rasionalisasi masa lalu dengan melihat kepentingan masa depan. Ketika apa yang dilakukan pemerintahan Bapak SBY selama 2 periode, apakah itu sesuai yang dijanjikan kepada rakyat?” imbuhnya menyangsikan.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto pernah menegaskan bahwa PDIP tidak akan bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS di Pemilu 2024.

Lalu, Politkus PDIP Masinton Pasaribu angkat bicara dan menenyebut pernyataan Hasto selaras dengan aspirasi kader di tingkat bawah.

"Yang disampaikan Pak Sekjen secara pribadi, tentu beliau menyampaikan itu fenomena di akar rumput," kata Masinton kepada wartawan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).

“Terutama kepengurusan di level bawah ketika melakukan kerja sama dalam suatu gerak umpama fenomena dalam pilkada. Chemistry-nya sulit ketemu dalam langgam gerak di bawah," demikian Masinton.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya