Berita

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil/Net

Politik

Soal Polemik RKUHP, Fraksi PKS Dorong Sinkronisasi Aspirasi Rakyat dengan Pemerintah

SABTU, 25 JUNI 2022 | 12:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyerapan aspirasi dari seluruh pihak penting seiring munculnya polemik butir-butir dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mencontohkan, salah satu norma di dalam RKUHP yang perlu dibahas bersama adalah soal kebebesan berpendapat lantaran dianggap bertentangan dengan UUD 1945.

Norma tersebut erat kaitannya dengan satu pasal di dalam RKUHP, yaitu soal mengenai penyerangan martabat Presiden dan Wakil Presiden yang cenderung menunjukkan sikap anti dari pemeirntah untuk dikritik.


"Pandangan-pandangan inilah yang menurut saya mesti kita sinkronkan kembali, mencari titik temu," ujar Nasir dalam diskusi daring bertema 'Quo Vadis RKUHP', Sabtu (25/6).

Politisi PKS ini menuturkan, suara-suara masyarakat terhadap isi pasal dalam RKUHP perlu didudukkan bersama. Hal ini penting untuk mengetahui masalah-masalah yang kemungkinan muncul usai pengesahan.

"Apakah benar kekhawatiran masyarakat sipil di luar parlemen, apakah ini akan mengancam ini dan mengancam itu, atau tidak sesuai dengan semangat demokrasi dan sebagainya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya