Berita

Anggota KPU RI, Idham Kholik/RMOL

Politik

KPU Minimalisir Potensi Moral Hazard Operator Sipol

SABTU, 25 JUNI 2022 | 10:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi bahaya moral atau moral hazard pada penggunaan sistem informasi partai politik (Sipol) diminimalisir Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan melakukan bimbingan kepada operator.

Anggota KPU RI, Idham Holik menjelaskan, pihaknya telah melakukan bimbingan teknis (bimtek) kepada operator Sipol yang bertugas di satuan kerja (satker) di tinkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Terkait dengan potensi moral Hazard operator, sudah kita lakukan pengarahan. Insya Allah enggak akan ada masalah dari sisi operator," ujar Idham dalam jumpa pers di Kantor KPU PUsat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/6).


Idham mengatakan, dalam bimtek yang diberikan kepada operator Sipol, KPU menyampaikan sejumlah hal yang patut diperhatikan.

"Kami sudah memberikan panduan pada rekan-rekan," imbuhnya.

Jumlah operator Sipol, lanjut mantan Anggota KPU Jawa Barat ini, sesuai dengan jumlah provinsi dan kabupaten-kota yang ada di Indonesia. Setiap KPU Provinsi minimal ada satu operator sipol.

Lebih lanjut, Idham memastikan tingkat keamanan Sipol KPU sudah diperbahrui baik dari sisi SDM meupun informasi teknologi (IT), sehingga potensi masalah sudah bisa diantisipasi.

"Kami juga menyediakan help desk. Sipol nanti akan digunakan KPU RI, parpol, dan dapat diakses Bawaslu RI, serta dapat digunakan KPU provinsi, KIP Provinsi Aceh, dan KPU/KIP kabupaten/kota di wilayah Aceh," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya