Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh beserta jajaran menerima kunjungan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu dan elite PKS lainnya di Nasdem Tower, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Nasdem Hormati Megawati, tapi Tetap Monitor Pergerakan Ganjar Pranowo

RABU, 22 JUNI 2022 | 20:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keputusan PDI Perjuangan yang belum mengumumkan calon presiden dan wakil presiden sebelum diputuskan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tak menjadi masalah bagi partai politik lain, salah satunya Nasdem.

“Kalau di PDIP sudah menyampaikan hak prerogratif menetapkan capres dari unsur PDIP oleh Ibu Megawati, itu kita hormat,” kata Sekjen Partai Nasdem, Johnny Gerrard Plate usai menerima kedatangan PKS, di Tower Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (22/6).

Meski demikian, Nasdem akan tetap memonitor kader PDIP yang masuk bursa capres parpol pimpinan Surya Paloh itu, yakni Ganjar Pranowo.


“Kami juga memonitor statement Pak Ganjar Pranowo yang sejalan dengan keputusan Ibu Megawati, yaitu kewenangan ibu ketum (Mega),” katanya.

Menteri Komunikasi dan Informatika ini menambahkan, Nasdem memiliki mekanisme dalam melakukan rekrutmen kader yang berdasarkan aspirasi basis akar rumput.

"Satu realita tiga orang (yang diusung Nasdem) salah satu di antaranya adalah Pak Ganjar yang kader PDIP. Artinya apa? Dalam mencari pemimpin nasional, kader-kader Nssdem melihat tokoh nasional yang layak menjadi pemimpin bangsa Indonesia,” tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya