Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu usai pertemuan di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (22/6)/RMOL

Politik

Nasdem-PKS Sepakat Kerjasama Pilpres 2024, Surya Paloh: Belum Bicara Koalisi

RABU, 22 JUNI 2022 | 16:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setelah tiga jam melakukan pertemuan di Tower Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (22/6), elite Partai Nasdem dan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat untuk bekerjasama pada Pilpres 2024. Namun, kerjasama ini belum mencapai tahap membentuk koalisi.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menuturkan, antara PKS dan Nasdem memiliki kesamaan visi dan misi, sehingga lahirlah tiga kesepakatan di antara kedua parpol. Salah satunya adalah kerjasama Pilpres 2024.

"Menghargai arti keberadaan institusi politik itu merupakan posisi yang super strategis di dalam melanjutkan pembangunan bangsa ini, itu satu,” jelas Surya Paloh di lobi Tower Nasdem.


Selain itu, antara Nasdem dengan PKS juga sepakat untuk mengentaskan permasalahan bangsa yang kompleks. Pasalnya, untuk mencari solusi dari seluruh permasalahan bangsa tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu partai politik atau satu kelompok semata.

“Ini harus diwujudkan dengan merajut kerjasama dengan para pihak itu. Kesamaan kami ketiga yang tidak kalah pentingnya, kami mendekatkan menempatkan dan menumbuhkan nilai-nilai komitmen ideologi Pancasila di atas kepentingan kedua partai,” paparnya.

Lalu, apakah PKS dan Nasdem kemudian akan membentuk koalisi untuk persiapan 2024 mendatang? Surya Paloh memastikan belum ada kesepakatan koalisi dalam pertemuan tiga jam tadi.

"Kemungkinan itu ada (koalisi), itu jelas itu. Kita belum tahu kapannya. Kita enggak tahu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Surya Paloh menyebut kalau Partai Demokrat juga akan melakukan silaturahmi ke Tower Nasdem. Tidak menutup kemungkinan Nasdem juga akan membentuk koalisi bersama Demokrat.

“Saya dengar ada kabar. Ada konfirmasi barangkali kawan-kawan dari Partai Demokrat ya mungkin esok hari akan berkunjung kemari. Saya dengar saja nanti kita konfirmasi lagi apa betul apa enggak itu,” katanya.

Dia menegaskan pertemuan dengan PKS dan Demokrat nanti, juga belum bisa dipastikan akan terjadi koalisi antara partai politik tersebut.

"Belum koalisi, baru saling melihat menjajaki. Mencari kesamaan demi kesamaan, yang jelas belum ada koalisi itu pasti. Tetapi dengan komitmen kedekatan perasaan saja itu merupakan modal awal yang baik saya pikir itu,” tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya