Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Melalui juru bicara kementerian luar negerinya, China mengutuk keras dan dengan tegas menentang rumusaan undang-undang yang dianggap mencampuri urusan dalam negeri China.
"Seluruh masalah kerja paksa di Xinjiang adalah kebohongan besar yang dibuat oleh pasukan anti-China untuk mencoreng China. Ini benar-benar bertentangan dengan fakta bahwa hak-hak buruh dan kepentingan orang-orang dari semua kelompok etnis di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang China dijamin dengan sepatutnya," kata Wang Wenbin, juru bicara kemenlu China,, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (21/6).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
UPDATE
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03