Berita

Ketua Bidang Polhukam PKS, Al Muzammil Yusuf usai menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

PKS akan Perjuangkan PT 0 Persen Sebelum Serius Berkoalisi

SELASA, 21 JUNI 2022 | 19:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mayoritas kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen.

Penolakan tersebut disuarakan kader dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS 2022 yang dihadiri 90 DPW dan DPD se-Indonesia di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (21/6).

“Selain nama-nama (calon presiden) yang masuk, kita ingin memperjuangkan PT 0 persen. Sehingga kita punya keleluasaan untuk mengusulkan nama-nama disepakati,” kata Ketua Bidang Polhukam PKS, Al Muzammil Yusuf di lokasi.


Al Muzammil menuturkan, PKS akan mendahulukan dialog dari hati ke hati dengan para pimpinan partai politik agar PT menjadi 0 persen, salah satunya dengan Nasdem yang akan ditemui besok.

"PKS dengan sikap negarawan siap dialog dengan berbagai mitra dan tokoh-tokoh. Saya kira tokoh-tokohnya sudah terekam di publik,” ucapnya.

Alasan PKS mendahulukan upaya PT 0 persen karena hanya dua partai oposisi yang berada di luar pemerintahan, yakni Demokrat dan PKS. Oleh karena itu, PKS ingin memastikan bahwa tidak ada paksaan dengan mitra koalisinya.

“Kami ingin memastikan mitra koalisi kami tidak ada constraint (memaksa) untuk berkoalisi dengan kami. Karena sekali lagi, situasi politik saat ini bisa saja ada hal-hal tertentu yang ingin mereka sampaikan kepada PKS terkait koalisi capres ke depan,” tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya