Berita

PKS akan berupaya ciptakan poros ketiga untuk mengisi pesta demokrasi 2024/RMOL

Politik

Tak Ingin 2024 Diisi 2 Kubu Saja, PKS Akan Dorong Poros Ketiga

SELASA, 21 JUNI 2022 | 17:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melakukan upaya membentuk poros alternatif atau poros ketiga. Mereka tidak ingin Pemilu 2024 mendatang kembali hanya ada dua poros.

Begitu ditegaskan Sekretaris Jenderal PKS, Aboebakar Al Habsyi, dalam jumpa media usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS 2022, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (21/6).

Aboebakar mengatakan, PKS mengikuti perkembangan dan dinamika politik yang terjadi saat ini. Terutama soal koalisi partai politik yang sudah digaungkan sebelumnya.


Namun pihaknya tidak mau masuk ke dalam koalisi yang terbentuk. Baik itu Koalisi Semut Merah, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), maupun Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya(KIR).

PKS, lanjut Aboebakar, ingin menjadi partai politik yang mengantarkan pembentukan poros ketiga.

“Karena kita tidak ingin hanya dua poros, tapi berkembang yang lain kita lihat maka kita ajak PKB jalan ya. Muncullah Semut Merah, ya nama lah enggak terlalu penting-penting amat nanti kelihatan kelompoknya,” ucap Aboebakar.

Dia menambahkan, PKS juga melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai. Di antaranya dengan Demokrat dan Nasdem. Tetapi, PKS belum serius membentuk koalisi lantaran masih menunggu waktu.

“Perlu waktu yang namanya berjodoh dan bercinta ini tidak bisa cepat-cepat, ora kesusu kata Jokowi betul. Jadi perlahan, dan ini sudah kita lakukan. Ini dampak dari yang dibuat oleh PKS, settingnya di milad itu,” jelasnya.

“Kita undang mereka dan kita tawarkan bahwa kita akan mendatangi mana yang paling dekat dengan kita, kita mulai dulu,” tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya