Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Minta Jokowi Perhatikan Desa dan Ketahanan Pangan

SELASA, 21 JUNI 2022 | 14:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desa harus jadi kekuatan. Sebab di desa rakyat bergerak dari bawah untuk mewujudkan ketahanan pangan untuk kehidupan nasional.

Atas dasar itu, Rakernas II PDIP diarahkan untuk fokus pada upaya penguatan desa.

Demikian disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya dalam Pembukaan Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6).


“Tentunya tadi di belakang (ruang tunggu) saya meminta nanti di dalam Rakernas ini perintah dan arahan dari ketua umum adalah penguatan desa, karena desa itu memang merupakan sebuah tempat di mana rakyat kita bergerak betul dari bawah dan kita harus mengingat semuanya kehidupan yang akan selalu kita dapatkan,” ujar Megawati.

Presiden kelima RI ini lantas menyebutkan bahwa Proklamator Ir. Soekarno sejak puluhan tahun lalu telah menegaskan bahwa soko guru adalah petani. Sementara petani itu ada di desa-desa.

“Sebenarnya Bung Karno sendiri mengatakan soko guru kita adalah kaum petani,” kata Megawati lalu disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan Rakernas II PDIP.

“Sehingga jangan dilupakan itu,” imbuhnya menegaskan.

Megawati juga meminta Presiden Jokowi untuk memikirkan hal tersebut. Menurutnya, pemerintah bisa mengantisipasi ketahanan pangan akibat krisis pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat mengerikan itu dengan menguatkan desa.

Permintaan juga disampaikan saat Megawati bertemu Jokowi di ruang tunggu. Dia meminta Jokowi memberi instruksi agar kedaulatan pangan benar-benar dilaksanakan. Terlebih, Jokowi sudah memberi tahu bahwa keadaan dunia bisa menghadapi krisis ekonomi, termasuk kelaparan.

“Dan beliau (Jokowi) mengatakan tadi itu, ‘sudah berjalan mulai sekarang Ibu’,” sambungnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya