Berita

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di forum Rakernas II PDIP/RMOL

Politik

Tanggapi Surya Paloh, Megawati Tegaskan PDIP Bukan Partai Sombong!

SELASA, 21 JUNI 2022 | 13:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri merasa heran jika ada yang menyebut partainya sebagai partai sombong. Sebab, PDIP bukanlah partai yang sebagaimana ditudingkan.

Hal itu ditegaskan Megawati dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP Tahun 2021 yang dilaksanakan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa siang (21/6).

"Saya sampai mikir bisa opo enggak ya? Karena saya buktikan bukan untuk sombong-sombong. Ada orang mengatakan Ibu Mega sombong banget ya, karena ada juga yang mengatakan ada sebuah partai sombong sekali," kata Megawati.


Presiden kelima RI ini pun menanyakan alasan hingga partainya disebut sombong. Megawati menekankan bahwa pihaknya tak pernah menjelekkan partai politik maupun ketua umumnya.

"Saya tidak pernah loh, tidak pernah menjelekkan partai manapun, tidak pernah, ketua partai apapun,” tegasnya.

“Saya berjalan sendiri membentuk partai yang saya hormati dan sayangi yang bernama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jangan! Jangan! negeri ini harus dibangun dengan bersatu," imbuh Megawati.

Bukan itu saja, Dewan Pengarah BPIP ini juga menyinggung soal kabar keretakannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia merasa jengkel dengan tudingan tersebut.

"Lah kok gimana diomongi saya sama Pak Jokowi hubungan sudah retak loh," kata Megawati.

"Bagaimana ya, saya lama-lama jengkel juga ya, piye toh. Saya kan diam saja, eh minta ampun," tandasnya.

Terkait partai sombong, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sebelumnya pernah menyampaikan bahwa Nasdem tidak pernah merasa paling baik. Ia lantas menyinggung masalah kesombongan yang dilakukan oleh pihak tertentu dan merasa paling berkuasa.

"Jadi buang itu praktik kesombongan, merasa hebat sendiri, merasa paling mantap sendiri, itu bukan Nasdem. Ada urusan apa? Nasdem masih banyak stok senyumnya. Nasdem harus terbiasa dengan humor, dengan canda, dan tertawa berpolitik dengan sukaria, itu jauh lebih baik," kata Surya Paloh saat berpidato di acara penutupan Rakernas Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada Jumat (17/6).

"Apa yang mau kita tiru dari semangat berpikir seperti itu, dengan modal kesombongan seakan-akan yang paling benar paling kuat paling berkuasa, tidak ada itu artinya bagi Nasdem," imbuhnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya