Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie/Net

Politik

Tidak Mendukung Anies di Pilpres 2024, Muslim: PSI Tidak Dibutuhkan

SELASA, 21 JUNI 2022 | 09:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengumuman Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyatakan tidak mendukung Anies Baswedan untuk Pilpres 2024 dianggap tidak berpengaruh signifikan terhadap peta bursa pencapresan.

Sebab, partai pimpinan Giring Ganesha itu bukan sebagai parpol yang lolos ke Senayan sehingga tidak punya ambang batas syarat pencalonan presiden.

Begitu yang disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie yang menyatakan tidak akan mendukung Anies di Pilpres 2024 nanti.


"Kalau PSI tidak dukung Anies di 2024, kan PSI tidak punya ambang batas, sehingga PSI tidak dibutuhkan di Pilpres 2024," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/6).

Menurut Muslim, pernyataan Grace Natalie tersebut rancu dan terkesan sebatas ungkapan kebencian kepada sosok gubernur yang mengalahkan Cagub Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat didukung PSI 2017 lalu.

"Wong partai sekelas PDIP saja lakukan pendekatan dengan Anies saat di Formula E dahulu. Bahkan Puan Maharani sebagai Ketua DPR dan pimpinan PDIP keluarkan HP dan selfie di samping Jokowi. Begitu juga partai sekelas Nasdem saja melalui Rakernasnya telah usung Anies," terang Muslim.

Alih-alih melontarkan pernyataan kontroverisial dan bernada kebencian, Muslim menyarankan kepada PSI untuk mengubah strategi promosinya agar lebih disukai masyarakat.

"Di saat nama Anies dan ketokohannya moncer saat ini, sebaiknya alih-alih komen tidak dukung, sebaiknya PSI nebeng popularitas Anies, biar PSI terdongkrak suaranya," pungkas Muslim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya