Berita

Rapimnas PKS di Jakarta/RMOL

Politik

Soal Capres 2024 dan Koalisi, DPP PKS Enggan Dahului Keputusan Majelis Syuro

SENIN, 20 JUNI 2022 | 16:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak ingin melangkahi wewenang Majelis Syuro dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden 2024. Hal ini terungkat saat PKS menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2022 untuk melahirkan rekomendasi partai politik yang akan diajak berkoalisi.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menuturkan, DPP memiliki kriteria tersendiri untuk calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang.

“Salah satu kriteria penting kandidat capres cawapres PKS adalah kombinasi pasangan pemimpin yang tidak hanya mampu memenangkan kontestasi tetapi juga memiliki kapasitas untuk memimpin dan menyatukan negeri kita ini,” kata Ahmad Syaikhu saat memberikan sambutan pembukaan Rapimnas DPP PKS 2022 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (20/6).


Syakhu juga meminta seluruh kader PKS yang hadir dalam Rapimnas untuk memberikan masukan kepada DPP tentang sosok yang paling cocok untuk mereka usung.

Termasuk masukan partai politik mana saja yang akan berkoalisi, agar langsung diserahkan kepada Majelis Syuro.

“Dalam kesempatan ini kalau nanti ada masukan-masukan dari saudara-saudara sekalian dari daerah-daerah dari wilayah-wilayah yang terkait dengan koalisi ataupun terkait dengan capres cawapres yang akan diusung, silakan untuk diberikan masukan ke DPP ya,” katanya.

Syaikhu menegaskan, sebagai pimpian partai dirinya tidak akan melangkahi keputusan dari Majelis Syuro, meskipun antara DPP dengan Majelis Syuro ada perbedaan pandangan politik.

“Kita tidak ingin mendahului Majelis Syuro yang memiliki kewenangan untuk menentukan siapa capres dan cawapres dan ke mana akan berkoalisi. Tetapi masukkan-masukan tadi akan kita jadikan masukan sesuai dengan apa yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat yang terekam oleh Majelis Syuro,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya