Berita

Pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PKS, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (20/6).

Politik

Ahmad Syaikhu: Dinamika Politik saat Ini Mengejutkan, Koalisi Parpol Muncul tanpa Ada Capres

SENIN, 20 JUNI 2022 | 15:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PKS Ahmad Syaikhu menuturkan bahwa politik saat ini penuh dengan kejutan. Salah satunya, adanya koalisi partai politik tanpa adanya calon presiden.

Hal itu dia sampaikan saat memberikan sambutan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PKS, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (20/6).

“Kita juga memasuki fenomena baru dalam politik Indonesia yaitu terjalinnya koalisi antar partai tanpa didahului oleh tokoh calon presiden dan calon wakil presidennya,” demikian kata Syaikhu.


Menurutnya, dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, calon presiden merupakan episentrum yang akan menarik pergerakan koalisi partai politik, namun saat ini terjadi perbedaan fenomena politik yang sangat signifikan.

“Biasanya yang menarik partai-partai itu calon presiden, tetapi saat ini partai-partai yang berusaha menarik siapa Capres dan Cawapresnya. Kenapa karena masing-masing mungkin masih belum yakin akan bisa menyalonkan sendiri dalam koalisi,” katanya.

Oleh karena itu, kata Syaikhu, PKS melakukan silaturahmi politik, untuk mencari mitra koalisi yang setara dengan PKS dan juga memiliki platform pembangunan yang sama dengan PKS.

Terkait partai apa yang menjadi mitra, Syaikhu memastikan bahwa partainya akan berkoalisi dengan partai yang sama-sama ingin membawa perubahan.

"Oleh karena itu, DPP PKS terus membuka keran komunikasi politik dengan pimpinan-pimpinan partai-partai politik yang lain,” ujarnya.

"PKS Sangat terbuka untuk duduk bersama mengusung politik kebangsaan politik negarawan politik kolaborasi yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok dan golongan,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya