Berita

Founder Lambaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio/RMOL

Politik

Tidak Hanya Pencitraan di Medsos, Capres Ideal 2024 Harus Punya Gagasan New and Renewable Energy

SENIN, 20 JUNI 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon Presiden (Capres) 2024 sudah saatnya mulai menawarkan gagasan kepada publik untuk Indonesia di masa mendatang. Salah satunya, mengenai isu “New dan Renewable Energy” atau energi baru dan energi terbarukan.

Founder Lambaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio mengatakan bahwa Capres yang ideal itu bukan sekadar membangun pencitraan di media sosial (Medsos) untuk mengerek popularitas semata.

“Iya. Capres itu harus mengusung ide dan gagasan. Tidak bisa hanya tampil di medsos jualan pencitraan,” kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa sat lalu di Jakarta, Senin (20/6).


Dosen Universtias Paramadina ini menegaskan, gagasan New dan Newable Enegry juga penting dikuasai dan ditawarkan Capres kepada publik bahwa Indonesia untuk beberapa tahun hingga puluhan tahun ke depan harus mengantisipasi cadangan energi dan pembaharuan energi. Pasalnya, dampak dari krisis energi pun sudah tak terelakkan dewasa ini.

“Nah New dan Renewable Enegry juga penting. Karena hal-hal yang ada kaitannnya dengan ide-ide itu selalu harus bisa diusung oleh siapapun presidennya,” katanya.

Hensat menambahkan, survei teranyar KedaiKOPI terkait Capres 2024 yang paling ideal di mata publik adalah figur yang cerdas dan cakap memimpin Indonesia.

“Maka strateginya itu harus pameran-pameran. Pameran ide, pameran karya pembangunan. Tidak bisa lagi dengan drama-drama pencitraan,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya