Berita

Menteri Pardagangan RI, Zulkifli Hasan saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Cibubur, Jakarta/Net

Publika

Menekan Kenaikan Harga Bahan Pokok

SENIN, 20 JUNI 2022 | 07:29 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

ADA selisih waktu senjang sekitar 1,5 bulan lebih lambat untuk dapat mengetahui harga rata-rata bahan pokok di Indonesia. Lembaga yang mungkin masih melakukan kegiatan pelaporan hasil pengawasan perkembangan harga bahan pokok secara aktual periode waktu harian adalah RRI dan TVRI, selain Station Food Cipinang yang melaporkan perkembangan harga beras aktual harian.

Pemberlanjutan politik stabilisasi harga beras eceran untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan konsumen beras, maka harga beras kualitas premium menjadi yang masih relatif terkendali.

Perlakuan yang sama tersebut tidak dilakukan pemerintah pada harga daging ayam ras, telur ayam, daging sapi, minyak goreng curah dan kemasan premium, gula pasir, dan tepung terigu protein tinggi sekalipun dimungkinkan oleh Undang-undang Perdagangan.


Penggunaan rumus tani dan penetapan harga acuan gabah dan beras relatif dapat efektif digunakan oleh pemerintah untuk menekan kenaikan harga beras kualitas premium. Bulog sebagai pelaksana kegiatan operasi pasar beras atas permintaan kepala daerah, apabila harga beras eceran tingkat konsumen rumah tangga kualitas premium tinggi.

Sebaliknya Bulog diwajibkan oleh pemerintah untuk membeli gabah dan beras petani (melalui para pedagang pengumpul), apabila harga gabah dan beras lebih rendah dibandingkan harga jual rata-rata petani, namun petani yang menginginkan memperoleh harga yang lebih tinggi dan kapasitas Bulog yang terbatas untuk menyerap gabah dan beras, maka jumlah petani padi masih lebih banyak yang menjual gabah ke para pedagang pengumpul terdekat.

Dalam hal ini pemerintah tidak mengatur harga beras eceran produk tertentu, seperti harga beras berwarna merah dan hitam, serta beras ketan, maupun beras bermerk. Campur tangan dan ulur tangan dari pemerintah untuk menstabilisasi harga beras sebenarnya sudah jauh berkurang dibandingkan periode waktu terdahulu.

Berbagai kebijakan untuk mengkondisikan harga bahan pokok di Indonesia sudah jauh berkurang atas dinamika organisasi perdagangan dunia.

Penugasan pemerintah kepada Bulog, namun tidak selalu disertai pencairan PMN secara tepat waktu, kemudian menjadi bentuk pengorbanan dari Bulog dan sebagai tantangan untuk menjaga tingkat kesehatan keuangan maupun efektivitas penugasan lembaga.

Pengorbanan juga dialami oleh petani produsen padi berskala lahan sempit, yang menyesuaikan diri untuk memandang kegiatan berusahatani dalam memproduksi padi berkualitas premium sebagai pelaksanaan filosofi memberi makan pada manusia dan pakan ternak dibandingkan pilihan untuk mengutamakan meraih kesejahteraan rumah tangga.

Atas disain pembangunan tanaman padi berkualitas premium tersebut dan beratnya tingkat kesejahteraan petani padi berlahan sempit, maka luas lahan padi semakin banyak yang terkonversi menjadi lahan non pertanian.

Di samping itu, usaha ekstensifikasi lahan petani padi secara luas juga terkendala.

Peneliti Indef dan pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya