Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani/Net

Politik

PKB dan Gerindra Bentuk KIR, Demokrat akan Perluas Komunikasi Politik ke Nasdem

MINGGU, 19 JUNI 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merapat ke Partai Gerindra dan mendeklarasikan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Sabtu malam (18/6).

Merespons kesepakatan PKB dan Gerindra, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menuturkan bahwa dinamika politik yang terbangun antara Demokrat dan PKB adalah cara Partai Demokrat membuka jalan dalam sistem politik yang sumpek seperti saat ini.

"Sumber kesumpekan ini disebabkan dari presidential threshold 20 persen," kata Kamhar kepada wartawan, Minggu (19/6).


Untuk dapat meraih presidential threshold tersebut, Demokrat tetap akan melakukan usaha dengan koalisi semut merah yang sebelumnya telah dibentuk dengan menjalin komunikasi antar Sekjen.

"Untuk itu, ikhtiar politik yang dilakukan sebagai agenda pertama adalah menuntaskan pertemuan 3 Sekjen yaitu PKS, Demokrat, PKB," katanya.

Selain itu, kata Kamhar, Demokrat juga akan menjalin komunikasi dengan parpol lain di luar semut merah salah satunya dengan Nasdem. Bahkan Demokrat juga berencana pendekatan ke Gerindra.

"Agenda kedua memperluasnya dengan partai-partai lain termasuk dengan Gerindra dan Nasdem misalnya," ucapnya.

"Bahkan terbuka buat KIB yang beberapa pimpinan partainya sudah menjalin komunikasi dan terbangun kesepahaman," tambahnya.

Mengenai dinamika politik yang terjadi saat ini menurutnya begitu dinamis, antar partai politik Kamhar melihatnya hal yang wajar terjadi.

"Wajar-wajar saja. Termasuk perubahan konfigurasi yang masih sangat mungkin terjadi. Bahkan pengalaman tahun 2019 yang lalu, sehari sebelum pendaftaran pun masih terjadi dinamika," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya