Berita

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Saiful Anam: Sosok Pemimpin Muda seperti AHY Semestinya Bisa Hargai Agenda KPK

MINGGU, 19 JUNI 2022 | 07:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketidakhadiran Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara pembekalan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disayangkan sejumlah pihak. Ketidakhadiran itu bahkan turut memunculkan sejumlah spekulasi liar di masyarakat.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam salah satu yang menyayangkan ketika AHY tidak hadir di acara PCB yang diselenggarakan KPK.

"Sosok pemimpin muda dan menjadi harapan publik seperti AHY mestinya dapat menghargai agenda acara PCB yang diselenggarakan oleh KPK," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/6).


Karena menurut Saiful, acara tersebut menjadi sangat penting bagi partai untuk penguatan partai ke depan. Sehingga, kalau saja AHY menghadiri acara tersebut, dapat memperkuat stigma publik bahwa Partai Demokrat merupakan partai yang juga memperkuat semangat antikorupsi.

Dia pun menduga ada dua kemungkinan yang menjadi alasan AHY tidak hadir. Pertama, bisa karena Partai Demokrat pernah memiliki sejarah panjang dengan KPK, di mana kader-kader terbaiknya sempat berurusan dengan KPK.

“Kedua, justru bisa jadi karena ada ketakutan terhadap pengungkapan dugaan korupsi kepada Ibas seperti yang pernah disampaikan oleh Yulianis beberapa waktu yang lalu," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya